Syariah adalah Kewajiban

Sebuah kesimpulan yang salah, jika dinyatakan bahwa kekalahan partai Islam menunjukkan syariah tidak laku. Karena bagi umat islam, syariah bukanlah pilihan, tetapi sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan. Karena itu, syariah Islam bukan ditawarkan, tetapi diwajibkan.
Sejak awal syariah diturunkan bukan untuk ditawarkan kepada manusia, namun diwajibkan atas seluruh manusia. Saat itu memang sebagian masyarakat Mekkah yang menerima sedangkan kebanyakan menolaknya, namun pada saat itu tidak dikatakan bahwa Islam tidak laku tapi belum diimani banyak orang. Ini persis sama dengan kondisi sekarang; memang banyak yang sudah Islam namun sebagian besar masih sekular.
Relitas masyarakat kita yang tidak tunduk pada syariah Islam menjadi bukti bahwa sebagian besar masih belum mengimani syariah Islam sebagai satu-satunya problem solving dalam kehidupan. Penerimaan mereka terhadap syariah masih sedikit. Ini disebabkan oleh dua faktor; faktor internal dan eksternal. Faktor internal terutama karena dakwah kita yang tidak menekankan ketundukan pada syariah Islam sebagai bagian dari keimanan, tdak mampu menjelaskan Islam sebagai sistem kehidupan yang mampu menyelesaikan berbagai permasalahan kehidupan manusia, serta banyak kompromi/toleransi antara yang haq dan yang batil dengan alasan kekinian yang darurat. Faktor eksternal terutama karena besarnya kekuatan kafir untuk menaklukkan Islam dan umat Islam secara sistematis; mulai dari pengetahuan hingga ekonomi, politik dan militer. Akibatnya, umat Islam hidup di dalam sistem kufur demokrasi; aturan dan ukuran keberhasilan ditentukan demokrasi. Tak salah jika banyak orang terjebak dalam sudut pandang demokrasi berdasarkan suara terbanyak, bukan kepada suara yang paling benar. Siapa yang memperoleh suara terbanyak maka jadi pemenangnya; sebaliknya yang mendapat suara sedikit dikatakan jualannya tidak laku, termasuk dalam hal ini syariah Islam.
Untuk merubah kondisi tersebut, gerakan yang dilakukan harus keluar dari jalan demokrasi dan beralih ke jalan perjuangan Rasul saw. Dalam gerakannya, Rasulullah saw menanamkan keimanan dan ketundukan terhadap syariah hingga mampu membangun sistem Islam. Bukan ikut-ikutan sistem kufur yang tidak memberikan kesempatan yang sama kepada syariah Islam sebagai sistem kehidupan, tetapi hanya sebagai nilai-nilai spiritual saja. Islam harus ditampilkan sebagai sistem kehidupan yang jauh lebih baik daripada demokrasi, bukan sebaliknya; memperbaiki demokrasi dengan nilai dan moralitas Islam.
Saat realitas demokrasi tidak bisa menghadirkan kesejahteraan bahkan jadi biang kerusakan, kita sebagai bagian dari umat Islam yang menyakini akan kebenaran dan kemampuan syariah dalam mewujudkan kesejahteraan, harus terus mengkampanyekan syariah itu wajib dan mensejahterakan. Dengan itu, sebagian besar umat Islam menerima dan menyakini bahwa hanya syariah Islam yang mampu menjadi satu-satunya harapan meraih kesejahteraan. Umat akan bersatu menuntut berlakunya syariah Islam atas mereka. Saat itulah akan berdiri Dawlah Islamiyah ‘ala minhaj an-Nubuwah: al-Khilafah ar-Rasyidah. Amin

Diterbitkan oleh

pinterpol

blog politik, blog media, blog sosial

5 tanggapan untuk “Syariah adalah Kewajiban”

  1. bagaimana syariah islam dapat merangkul semua masyarakat indonesia yang memiliki keberagaman suku, budaya, ras, dan Agama???

    saya bertanya apa arti dari PANCASILA dan BHINEKA TUNGGAL IKA bagi anda???

    negara ini dibangun dan di dirikan tidak hanya atas perjuangan satu kaum, jadi tidak semestinya, anda memakai suatu peraturan yang hanya diyakini oleh satu kaum dan bertentengan dengan kaum (dalam hal ini penganut agama) lain. bagaimana tanggapan anda??

    1. Syariah islam telah dianut oleh berbagai ras, suku dan bangsa apapun di dunia, bila menyatukan di Indonesia saja pasti bisa. untuk berbeda agama juga terbukti semasa jerusalem palestina di bawah kekuasaan islam, tiga agama besar bisa rukun sehingga terkenal dengan sebutan satu kota tiga agama.
      Syariah Islam bagi umat Islam adalah kewajiban, namun kita bisa melihat fakta, dan memilih hidup dalam kondisi yang jauh dari keadilan dan sejahtera atau sebaliknya? bila ingin hidup aman, adil dan sejahtera pilihannya hanya syariah Islam. Sudah terbukti satu-satunya imperium yang bertahan lebih dari 10 abad adalah khilafah islamiyah, sedang sosialis (Uni soviet) dan kapitalis (Amerika) belum satu abad sudah hancur!

  2. negeri ini d bangun dngn pluralisme
    meskipun berbeda keyakinan
    jd sngt sulit untuk men syariahkan negeri ini
    tp i2 bs terwujud dlm individu masing, khususnya individu yg meyakini bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad utusan Allah
    yaitu agama islam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s