Pro-kontra hasil survey untuk pasangan Capres-Cawapres yang dipublikasikan lembaga survey menjadi perdebatan, khususnya tim sukses masing-masing pasangan. Jauh lebih penting justru pendidikan politik rakyat harus diselamatkan dari berbagai macam tipu muslihat elit politik yang hanya menghendaki suara rakyat.
Berbagai sumber memberikan dasar bahwa survey merupakan salah satu metode ilmiah untuk mengetahui sesuatu yang terjadi dalam masyarakat. Baik dalam masalah ekonomi pasar atau pendapat publik tentang sesuatu, termasuk tingkat penerimaan masyarakat terhadap pasangan Capres-Cawapres saat ini. Namun perbedaan hasil antar lembaga Survey yang terlalu jauh, membuat banyak pertanyaan terhadap survey yang dikatakan ilmiah. Berbeda dengan survey perhitungan hasil pemilu yang bisa dibandingkan kevalidannya dengan perhitungan manualnya. Survey saat masa kampanye tidak ada perbandingan dengan hasil perhitungan manual, sehingga banyak alasan untuk menjawab berbagai tuduhan bila hasilnya terlalu melebihi yang sesungguhnya. Lanjut membaca