Koalisi Kepentingan Sesaat

Koalisi dalam dunia demokrasi adalah hal yang wajar. Namun sangat disayangkan, koalisi itu sifatnya hanya pada soal kepentingan sesaat. Kondisi koalisi putus sambung berdasarkan kepentingan sesaat ini sesuai dengan praktek politik pragmatis.

Koalisi biasa dilakukan untuk mencapai sesuatu yang tidak bisa diraih oleh satu partai saja, sehingga partai-partai mencari dan saling menjajaki kemungkinan koalisi berdasarkan kepentingan tertentu. Proses koalisi biasanya diwarnai oleh tawar-menawar akan kepentingan tersebut. Hasilnya mereka bagi sesuai dengan kesepakatan dan perbandingan kekuatan dalam koalisi tersebut, bisa berupa kekuasaan atau posisi strategis dalam pemerintahan. Lanjut membaca

Artis di Panggung Politik Pragmatis

Kejenuhan politik Indonesia kian parah, sejak reformasi hingga kini berangsur-angsur kian besar. Legitimasi pemerintah dan elit politik diujung tanduk. Berbagai survey dan polling dilakukan untuk mencari solusi kejenuhan, mulai dari memberikan alternatif para politisi muda hingga menarik artis ke panggung politik.

Kenyataannya artis yang memasuki panggung politik lah yang lebih ramai. Bermodal popularitasnya, keterlibatan artis dalam berbagai hal akan menjadi sorotan media, tak terkecuali dalam politik. Bila dulu, peran artis sebatas meramaikan kampanye saja, tetapi kini artis diusung sebagai caleg maupun calon pemimpin daerah. Fenomena ini tak dapat dipungkiri karena melihat peluang besar artis di alam demokrasi yang berdasarkan suara terbanyak. Lanjut membaca