Neolib kalah dalam opini publik, pengusungnya pun berganti memakai istilah baru; ekonomi jalan tengah. Ini dapat difahami, sejak awal munculnya penolakan terhadap Neolib, mereka mencoba menjawab dengan berbagai jurus hingga menemukan istilah ekonomi jalan tengah.
Dalam dunia ini ada yang pokok dan ada yang turunan, kapitalisme adalah pokok dan lainnya adalah turunannya, termasuk ekonomi jalan tegah. Apapun istilahnya, jika kenyataannya menunjukkan hal yang sama, maka kesimpulannya sama saja. Tidak perlu percaya dengan apologi sederhana apalagi saat kampanye.
Kini, pertanyaanya sistem apa yang paling layak mengganti Neolib? Lanjut membaca
Tag Archives for Ekonomi
Angin Surga Atau Realistis?
Bukan kampanye kalau tidak menghembuskan angin surga, namun itu hanya ditujukan pada pasangan yang terlalu ‘muluk-muluk’ memberikan janji pada rakyat. Sedangkan yang masih berkuasa menyampaikan harus realistis dengan kondisi krisis global saat ini, jadi tak perlu menghembuskan angin surga pada rakyat.
Baik angin surga atau realistis adalah pesan-pesan kampanye, yang mudah diucapkan dan belum dibuktikan. Sebagai oposisi pasangan Mega-Pro optimis bisa menorehkan angka pertumbuhan ekonomi 2 ‘digit’ jauh diatas SBY-Boediono hanya 7 persen. JK-Wiranto sebelumnya optimis bisa meningkatkan hingga 8 persen angka pertumbuhan ekonomi bangsa ini. Atas perbedaan target dan janji pasangan tersebut ternyata membuat pro-kontra baik di tingkat tim sukses maupun dalam masyarakat. Kemudian saling sindir antar pasangan dengan istilah angin surga dan realistis. Lanjut membaca
Tak Sekedar Mandiri dan Pro Rakyat
Krisis ekonomi global menjadi faktor penentu program utama para capres-cawapres dan tim suksesnya. Berbagai rancangan ekonomi yang membuat rakyat ‘kepincut’ dipersiapkan, tak terkecuali bagaimana iklannya nanti.
Semua pasangan capres-cawapres mengklaim akan mengutamakan rakyat dan menjadi Negara yang mandiri dan berdaulat di bidang ekonomi. Pasangan Mega-Pro lebih tegas mengusung ekonomi kerakyatan yang akan mengutamakan untuk kepentingan rakyat kecil. Mereka membuat gebrakan sejak deklarasinya di TPA Bantar gebang hingga di pasar besar Solo. Tak hanya itu Mega dan Prabowo pun rela mempraktekkan membawa barang dagangan ala pedagang kecil. Dalam iklan-iklannya sebelumnya Prabowo menyindir besarnya subsidi untuk orang kaya yang sesungguhnya akan jauh lebih bermanfaat bila diberikan ke para petani, nelayan dan pedagang kecil.
Pasangan SBY-Boediono menekankan akan melanjutkan kebijakan-kebijakan yang diakui sudah berhasil, sedangkan yang belum akan diperbaiki. Semuanya atas nama rakyat dan mengutamakan kemandirian bangsa. Dengan berbagai jurus pasangan ini mengelak atas berbagai tuduhan antek neolib dan partai waralaba dari Partai Demokrat Amerika. Pilihan SBY terhadap Boediono dinilai memberi kesempatan pesaingnya mendapat angin, bahkan ini dikatakan salah satu penyebab tren turunnya penerimaan masyarakat terhadap pasangan ini.
Sedangkan pasangan JK-Wiranto sejak awal menyatakan lebih cepat lebih baik, namun mendapat nomor urut terakhir. Tim kampanye dan konsultannya merasa penting mengungkap kelebihan JK yang cepat dan tegas dalam menjalankan berbagai kebijakan serta menyelesaikan permasalahan. Dalam iklannya meminta tokoh-tokoh nasional untuk menilai siapa dan bagaimana prestasi JK selama ini, tentu di luar benar atau tidak, namanya juga iklan. Lanjut membaca
Meraih Berkah Ekonomi Syariah
Di era kapitalisme menuju kehancuran, ada 2 upaya yang terlihat jelas, yaitu penyelamatan ekonomi kapitalisme dan pencarian sistem ekonomi alternatif. Bila upaya penyelamatan ekonomi kapitalisme sekarang sudah diluar teori kapitalisme yaitu penyelamatan dilakukan negara bukan mekanisme pasar sendiri. Negara Amerika pun harus mengeluarkan dana triliunan untuk penyelamatan, hasilnya sama tidak berubah.
Sedangkan upaya mencari sistem ekonomi alternatif, para praktisi ekonomi telah mengenal ekonomi syariah, walaupun masih terbatas pada perbankan syariah. Keunggulan sistem ekonomi syariah, termasuk bank syariah, tidak hanya diakui oleh para tokoh di negara-negara yang mayoritas penduduknya Muslim. Ketahanan sistem ekonomi syariah terhadap hantaman krisis keuangan global telah membuka mata para ahli ekonomi dunia. Banyak di antara mereka yang lalu melakukan kajian mendalam terhadap perekonomian yang berlandaskan prinsip-prinsip syariah.
Direktur International Capital Market Association Centre di University of Reading, John Board, mengatakan, keuangan Islam dapat memperkuat hal yang telah dimengerti bankir barat selama 200 tahun, tapi telah dilupakan dalam 50 tahun terakhir. Lanjut membaca
Runtuhnya Kapitalisme Global?
Krisis finansial Amerika yang terjadi sekarang seolah memperjelas prediksi keruntuhan imperium Amerika. Sebelumnya Amerika diprediksi segera runtuh dengan berbagai ketimpangan di sisi ekonomi, sosial, jaminan kesehatan dan rekayasa politiknya.
Bila diruntut dalam rangkaian peristiwa krisis finansial di Amerika sebagaimana dimuat media, berawal dari serangan 11 Setember 2001, dimana saat itu perekonomian Amerika ambruk, pemerintahan Bush langsung memangkas suku bunga hingga 1 persen. Keputusan ini memicu kemudahan pemberian kredit besar-besaran terutama disektor properti. Namun sungguh tragis, biaya perang Iraq dan Afganistan meningkat hingga akhirnya suku bunga terpaksa dinaikkan. Dari keputusan ini para kreditur keberatan yang berujung tingginya kredit macet hingga lembaga finansial terbesar Amerika Lehman Brother’s, Merrill Lynce dan lembaga Asuransi terbesar AIG bangkrut. Kebangkrutan lembaga finansial ini berbuntut panjang, karena begitu besar modal dan luasnya jangkauan lembaga finansial dan asuransi tersebut. Lanjut membaca