Bila kita amati demo di negeri ini, cukuplah menarik untuk disikapi. Setiap hari pasti ada demo, terutama di Jakarta sebagai pusat pemerintahan. Suatu ketika hanya ada satu agenda demo, presenter salah satu TV nasional heran, “kok hanya ada satu, kan biasanya cukup banyak element masyarakat bergantian demo”. Belum lagi di daerah-daerah yang terus memenuhi headline media lokal dan tak jarang terangkat menjadi headline media nasional karena urgensi permasalahannya.
Demo menjadi kesukaan media untuk diliput, mengapa? Karena bagi media, adanya demo pastilah ada permasalahan. Bila demikian, pastilah banyak sekali permasalahan bangsa ini yang membuat rakyatnya terus secara bergantian melakukan demo agar permasalahnya didengarkan pemerintah dan cepat terselesaikan. Pertanyaanya, apakah didengar dan terselesaikan? Lanjut membaca